Aplikasi E-Voting Berbasis Smart Card

Hits: 331

evoting osisSMA Budhi Warman II Jakarta menyelenggarakan E-Voting pemilihan Badan Pengurus Harian OSIS Tahun 2018/2019. E-Voting kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pada tahun ini E-Voting menggunakan sistem baru dimana kartu pintar digunakan sebagai metode verifikasi.

Pengembangan Sistem E-Voting ini dibuat oleh salah satu Guru Budhi Warman II dengan merujuk pada penggunaan sistem percontohan e-voting yang dikembangkan oleh BPPT pada pilkades (video: https://www.youtube.com/watch?v=n6-E8Vu2HJ0)

Aplikasi E-Voting menyimpan data DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang merupakan civitas SMA BW II mulai dari Guru, Staff, hingga siswa kelas X,XI dan XII. Verifikasi Pemilih dilakukan oleh admin dengan memanggil nama siswa yang akan memberikan suaranya sedangkan Guru dan Staff bisa langsung mendatangi meja admin untuk diverifikasi.

Admin akan melakukan verifikasi lalu mengintegrasikan data DPT ke Kartu Suara Elektronik / Smart Card dengan melakukan tapping pada mesin yang disediakan. Kartu Suara Elektronik yang sudah terintegrasi dengan data Pemilih akan diberikan kepada Pemilih untuk kemudian dibawa ke bilik suara.

Terdapat 4 Bilik Suara pada E-Voting tahun ini. Pada setiap bilik suara terdapat 1 Laptop / PC dan 1 mesin pembaca kartu pintar (RFID Card Reader). Untuk bisa memberikan suaranya, pemilih harus melakukan validasi dengan tapping kartu pada mesin pembaca kartu pintar. Proses validasi kartu akan dilakukan oleh server dan bila status-nya terverifikasi halaman voting akan ditampilkan.

Sistem Evoting SMA Budhi Warman II digunakan untuk memilih BPH (Badan Pengurus Harian) dimana akan ada 2 calon yang dipilih, yaitu calon dari kelas X & XI. Pada tahun ini terdapat 6 kandidat dari kelas X dan 8 kandidat kelas XI.

Setelah memberikan suaranya, pemilih akan menuju petugas untuk mengembalikan Kartu Suara Elektronik dan diberikan tinta pada jari.

Kartu Suara Elektronik yang sudah selesai digunakan secara otomatis statusnya akan invalid / tidak bisa digunakan karena data pemilih yang ada dikartu akan dihapus secara otomatis setelah pemilih memberikan suaranya. Kartu Suara Elektronik dapat digunakan kembali setelah kartu diberikan kepada admin e-voting untuk diinput dengan data pemilih lainnya lewat proses verifikasi dan validasi kartu.

Tujuan dari pengembangan dan penerapan aplikasi e-voting pada pemilihan BPH OSIS ini adalah agar Civitas Akademika SMA Budhi Warman II terbiasa dengan kemajuan teknologi & memiliki gambaran terhadap penerepan teknologi dalam kaitannya dengan voting pilkada, pilgub, pileg hingga pilpres yang sudah dicanangkan oleh pemerintah dimana kedepannya pemilihan akan dilakukan menggunakan media elektronik dan E-KTP sebagai alat verifikasi dan validasi pemilih.

 Sumber

 

 

Print