Seminar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Perangkat Ajar SMA Budhi Warman II

Hits: 997

mgmp

SMA Budhi Warman II menggelar seminar Penguatan dan Implementasi Kurikulum Merdeka serta Perangkat Ajar" Pada hari Sabtu, (06/08/22) di AULA lt.3 dan dihadiri oleh kepala sekolah, wakil berserta seluruh dewan guru. Kegiatan ini merupakan salah satu agenda sekolah dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru khususnya dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Seminar Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) SMA Budhi Warman II mengundang H. Ummi Atiyah, S.H, Kepala SMA PKP Jakarta Islamic School, Devi Ariyanti S.Pd dan Siti Wulansari, S.Pd, TIM Kurikulum SMA PKP sebagai narasumber.

Kurikulum merdeka memiliki kebijakan baru yang berbeda dari Kurikulum 2013. Dimana jenjang SMA tidak ada lagi kategori jurusan IPA, IPS, ataupun bahasa. Selain itu, sekolah harus memfasilitasi peserta didik untuk memilih mata pelajaran yang diminati sesuai dengan bakat dan kepribadian. Ditambah lagi dalam Kurikulum Merdeka tidak ada Peserta Didik yang tidak naik kelas, tetapi istilah yang dipakai adalah Fase E dan Fase F. Sehingga, guru harus memiliki kemampuan membantu siswa untuk melewati setiap Fase dengan baik.

Seminar dibuka oleh Kepala SMA Budhi Warman II, Pardi Supardi, S.S.,M.Pd. Beliau menyebutkan kegiatan sosialisasi implementasi kurikulum merdeka telah dilaksanakan secara bertahap di sekolah. Dan SMA PKP Jakarta Islamic school sengaja diundang karena sekolah tersebut merupakan satu-satunya sekolah penggerak Kurikulum Merdeka di Jakarta Timur.

H. Ummi Atiyah, S.H, Kepala SMA PKP Jakarta Islamic School menjelaskan implementasi kurikulum setiap sekolah bisa berbeda-beda karena menyesuaikan situasi dan kondisi sekolah tersebut. SMA PKP sendiri telah berhasil menerapkan kurikulum merdeka dimana peserta didik mampu menunjukkan karya-karya mereka dalam proyek sekolah. Beliau menjelaskan karakteristik kurikulum merdeka adalah mendorong pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu, sekolah harus memiliki data kondisi siswa secara lengkap mulai dari sumber sekolah, pekerjaan orang tua, dan juga minat peserta didik.

mgmp1

Siti Wulansari, S.Pd, TIM Kurikulum SMA PKP Jakarta Islamic School, menjelaskan pentingnya membentuk TIM proyek sebagai langkah awal dalam menjalankan Kurikulum merdeka khususnya pada saat pembuatan proyek. Hal ini dibutuhkan agar memudahkan mereka pada saat memilih tema proyek.

Devi Ariyanti, S.Pd, TIM Kurikulum SMA PKP Jakarta Islamic School, menjelaskan cara membuat perangkat ajar dalam kurikulum merdeka. Devi menjelaskan proses pembuatan Capaian Pembelajaran, Tujuan Pembelajaran dan juga Alur Tujuan Pembelajaran. Dimana semua perangkat tersebut dapat disusun dengan mengacu pada Taksonomi Bloom serta berkolaborasi antara kurikulum dan juga MGMP.

kontributor : www.perpusbw2.com penulis : Juna

Seminar Implementasi Kurikulum Merdeka dan Perangkat Ajar SMA Budhi Warman II

Print