Delapan Murid SMA-SMK Budhi Warman 2 Raih Beasiswa Penghargaan Prestasi Akademik

Delapan Murid SMA-SMK Budhi Warman 2 Raih Penghargaan Prestasi Akademik

IMG 20260817 WA00261

Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026 — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMA-SMK Budhi Warman 2 menjadi momentum istimewa bagi para peserta didik berprestasi. Selain dilaksanakan upacara bendera, sekolah juga memberikan penghargaan kepada murid yang berhasil menunjukkan prestasi di bidang akademik.

Penghargaan tersebut merupakan bagian dari program Pemberian Beasiswa bagi Peserta Didik Berprestasi Bidang Akademik Tahun 2026/2027 di lingkungan Yayasan Budhi Warman. Program ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan Yayasan Budhi Warman terhadap peserta didik yang memiliki prestasi akademik.

Pemberian beasiswa tersebut ditetapkan melalui Keputusan Ketua Yayasan Budhi Warman Nomor 302/KEP.YBW/VIII/2026 tanggal 13 Agustus 2026. Berdasarkan keputusan tersebut, beasiswa diberikan dalam bentuk pembebasan uang sekolah dan berlaku mulai 1 September 2026 sampai dengan 30 Juni 2027.

Lima Murid SMA Budhi Warman 2

Lima peserta didik SMA Budhi Warman 2 yang menerima penghargaan prestasi akademik adalah:

1. Inessa Eunikke Artha Tambunan — NIS 7248 — Kelas XII-4
2. Aileen Meycellina Benita N. P. — NIS 7232 — Kelas XII-2
3. Radiant Yaozhan Purnomo — NIS 7154 — Kelas XII-5
4. Nur Azizah — NIS 7388 — Kelas XI-3
5. Aflah Arsylia Rahman — NIS 7399 — Kelas XI-6

Tiga Murid SMK Budhi Warman 2

IMG 20260817 WA0027

Selain dari jenjang SMA, penghargaan juga diberikan kepada tiga peserta didik SMK Budhi Warman 2, yaitu:

1. Bunga Anggriani — NIS 6020 — Kelas XI MPLB
2. Nayla Syakira Azka — NIS 6008 — Kelas XI AKL
3. Satryo Jati Wicaksono — NIS 5898 — Kelas XII DKV

Dengan demikian, terdapat delapan murid SMA-SMK Budhi Warman 2 yang mendapatkan penghargaan berupa beasiswa prestasi akademik.

Bentuk Apresiasi dan Motivasi

Pemberian penghargaan ini menjadi bukti bahwa prestasi peserta didik mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Yayasan Budhi Warman dan sekolah. Beasiswa berupa pembebasan uang sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan kepada para penerima untuk terus mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasi akademiknya.

Bagi murid lainnya, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk terus belajar, mengembangkan potensi, dan berusaha mencapai prestasi terbaik sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pemberian penghargaan yang dilaksanakan bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga memiliki makna penting. Prestasi di bidang pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Melalui semangat belajar, prestasi, kedisiplinan, dan kerja keras, para murid diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang dapat memberikan kontribusi positif bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Semoga prestasi yang diraih menjadi langkah awal untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa depan.

Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di SMA-SMK Budhi Warman 2 Berlangsung Khidmat

Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di SMA-SMK Budhi Warman 2 Berlangsung Khidmat

file 000000006ce08207af1e888eec938e46

Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026 — SMA-SMK Budhi Warman 2 menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme serta diikuti oleh seluruh guru, staf, dan murid SMA-SMK Budhi Warman 2.

Upacara dilaksanakan sebagai momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat kebangsaan di lingkungan sekolah. Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib, mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih hingga pembacaan doa.

Bertindak sebagai pembina upacara, H. Akhyar Sihombing, M.Pd. Dalam amanatnya, beliau membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Kemerdekaan dan Peran Pendidikan

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu bangsa sekaligus mengisi kemerdekaan dengan berbagai kontribusi nyata.

Sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur,” semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kerja bersama untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, mandiri, adil, dan sejahtera.

Dalam konteks pendidikan, generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan cita-cita kemerdekaan. Sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperkuat persatuan, serta mengembangkan potensi murid agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa.

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh warga SMA-SMK Budhi Warman 2 bahwa mengisi kemerdekaan dapat dilakukan melalui hal-hal nyata dalam kehidupan sehari-hari: belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan penuh tanggung jawab, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta terus berusaha meraih prestasi.

Penghargaan bagi Murid Berprestasi

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada murid-murid berprestasi. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi sekolah terhadap murid yang telah menunjukkan pencapaian dan usaha terbaik dalam bidangnya.

Pemberian penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh murid untuk terus mengembangkan potensi, berani berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun lingkungan sekitarnya.

Pemotongan Tumpeng di Ruang Guru

Setelah seluruh rangkaian upacara dan pemberian penghargaan selesai, kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dilanjutkan dengan acara pemotongan tumpeng di ruang guru.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, guru, dan staf SMA-SMK Budhi Warman 2 dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan. Pemotongan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan serta menjadi ungkapan doa dan harapan agar seluruh warga sekolah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan semangat untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika para guru dan staf menikmati hidangan bersama. Momentum sederhana tersebut menjadi penutup yang hangat bagi rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMA-SMK Budhi Warman 2.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMA-SMK Budhi Warman 2 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan seluruh warga sekolah. Melalui pendidikan, karakter, prestasi, dan semangat persatuan, generasi muda diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.

Pertemuan Wali Murid Kelas X SMA Budhi Warman 2: Keteladanan Orang Tua Jadi Kunci Pendidikan Anak

23714e47 3350 4bcd 9350 a5f025e7587eeditor : juna

Jakarta, 1 Agustus 2026 – Pesan "Jadilah Orang Tua Teladan" menjadi benang merah dalam Pertemuan Wali Murid Kelas X SMA Budhi Warman 2 Tahun Ajaran 2026/2027 yang diselenggarakan pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala Bagian Pendidikan H. Akhyar Sihombing, M.Pd., seluruh pimpinan sekolah, wali kelas, dewan guru, serta orang tua peserta didik baru sebagai momentum memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik generasi berkarakter.

Acara diawali dengan doa yang dipimpin oleh Guru Teknologi Informasi, Anwar Musyadad, S.Kom. Dalam doa yang berlangsung penuh kekhusyukan, seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk dan kekuatan dalam mendidik anak-anak menjadi pribadi yang saleh dan salehah, menghormati guru, serta berbakti kepada kedua orang tua.

Dalam sambutannya, H. Akhyar Sihombing, M.Pd. menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keteladanan yang diberikan orang tua di rumah. Beliau mengutip Surah Ash-Shaff ayat 2–3 sebagai pengingat bahwa ucapan harus selaras dengan perbuatan sehingga anak-anak memperoleh contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Beliau juga mengulas perjalanan panjang Yayasan Budhi Warman. Cikal bakal sekolah telah berdiri sejak tahun 1968. Pada tahun 1975 kegiatan pendidikan masih menggunakan nama SMA Maribaya dengan menempati gedung sewa. Selanjutnya, pada tahun 1989 berdirilah SMA Budhi Warman 2 yang mulai menerima peserta didik baru pada tahun 1990. Setelah lebih dari tiga dekade mengabdi di dunia pendidikan, SMA Budhi Warman 2 tetap menjadi salah satu sekolah swasta yang diminati masyarakat.

Selain menyampaikan sejarah sekolah, H. Akhyar juga menjelaskan mekanisme pelunasan kewajiban pendidikan melalui sistem Virtual Account. Sistem tersebut diharapkan memberikan kemudahan bagi orang tua sekaligus mendukung tertib administrasi sekolah.

Kepala SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, mengingatkan kembali slogan sekolah, "Disiplin Merupakan Kunci Sukses Masa Depan." Menurutnya, slogan tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga sekolah, baik peserta didik, guru, tenaga kependidikan, maupun orang tua.

Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Sofi Nurul Laily, S.Pd., memaparkan implementasi Kurikulum Merdeka, pendekatan deep learning, serta sistem pembelajaran paket yang diterapkan di SMA Budhi Warman 2 agar orang tua memahami proses pembelajaran yang akan dijalani putra-putri mereka.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Getar Satya Mardhika, S.Pd., menjelaskan berbagai aturan sekolah, mulai dari kedisiplinan peserta didik, ketentuan seragam, hingga pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.

Pertemuan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi. Salah satu orang tua menyampaikan pertanyaan mengenai komitmen sekolah terhadap kedisiplinan guru. Menanggapi hal tersebut, pihak sekolah menegaskan bahwa disiplin merupakan nilai yang berlaku bagi seluruh warga sekolah tanpa pengecualian. Sekolah memiliki mekanisme pembinaan, evaluasi, dan pengawasan terhadap kinerja guru sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan layanan pendidikan yang profesional.

Melalui pertemuan ini, SMA Budhi Warman 2 berharap terjalin kemitraan yang semakin erat antara sekolah dan orang tua. Dengan komunikasi yang baik serta keteladanan dari keluarga dan sekolah, diharapkan lahir generasi yang disiplin, berprestasi, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Gelar Rangkaian Kegiatan Penuh Semangat Kemerdekaan

Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Gelar Rangkaian Kegiatan Penuh Semangat Kemerdekaan

IMG 20260811 WA0003

Pardi Supardi S.S.M.Pd kepala sekolah SMA memberikan sambutan saat apel pagi untuk membuka rangkaian kegiatan Hut ke 81 RI

Jakarta, 11 Agustus 2026 — Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, SMA Budhi Warman 2 Jakarta menggelar rangkaian kegiatan bertema semangat kemerdekaan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di lapangan sekolah dan diikuti oleh seluruh pimpinan, guru, staf, siswa, serta mahasiswa PPL.

Suasana kemerdekaan semakin terasa dengan busana yang dikenakan seluruh warga sekolah. Para guru dan staf tampil kompak dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, sementara para siswa mengenakan pakaian profesi dengan berbagai kreativitas masing-masing. Beragam pakaian profesi yang dikenakan siswa menciptakan suasana yang semarak sekaligus memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan cita-cita dan kreativitas mereka.

Apel Pagi: Memaknai Kemerdekaan

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, S.S., M.Pd., menyampaikan tiga makna penting kemerdekaan yang perlu dipahami dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah.

Makna pertama adalah merdeka sesuai dengan takaran dan kemampuan masing-masing. Kemerdekaan bukan berarti melakukan segala sesuatu tanpa batas, tetapi mampu menggunakan kebebasan sesuai dengan kemampuan, tanggung jawab, serta peran masing-masing.

Makna kedua adalah kebebasan yang disertai dengan tanggung jawab. Menurutnya, setiap individu harus memiliki core value atau nilai-nilai utama dalam kehidupan. Sikap bertanggung jawab, sportif, dan mampu bekerja sama merupakan bagian penting dalam menghargai kemerdekaan.

«“Kita harus betul-betul memiliki core value. Bertanggung jawab, sportif, dan mampu bekerja sama. Itulah cara kita menghargai kemerdekaan,” ungkap Pardi Supardi dalam sambutannya.»

Makna ketiga, lanjutnya, adalah bahwa berbagai kegiatan dalam menyambut kemerdekaan, termasuk perlombaan dan pawai, harus memberikan dampak positif, terutama dalam rangka membangun karakter mulia pada siswa.

Kegiatan perayaan kemerdekaan diharapkan mampu menghadirkan kesenangan dan kebahagiaan bagi seluruh warga sekolah. Namun, kegembiraan tersebut tetap harus dilakukan secara proporsional dan tidak membuat seluruh peserta larut dalam euforia semata.

IMG 20260811 WA0010

Pawai Guru dan Staf Meriahkan Lingkungan Sekitar Sekolah

Setelah apel pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pawai guru dan staf. Dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, para guru dan staf berjalan bersama mengelilingi sejumlah pemukiman warga di sekitar sekolah, khususnya wilayah Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Pawai tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi sekolah dalam menghadirkan semangat kemerdekaan tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga di tengah masyarakat sekitar.

Kehadiran para guru dan staf dengan nuansa merah putih mendapat perhatian dari warga yang berada di sepanjang rute pawai. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kegembiraan.

Menanamkan Nilai Kemerdekaan melalui Kegiatan Positif

Rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia di SMA Budhi Warman 2 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, sportivitas, kreativitas, dan karakter mulia kepada seluruh siswa.

Melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian semarak kemerdekaan, SMA Budhi Warman 2 berupaya menjadikan momentum HUT Republik Indonesia sebagai kesempatan bagi siswa untuk belajar menghargai kemerdekaan sekaligus membangun rasa cinta tanah air.

Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada perayaan dan kemeriahan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap disiplin, bertanggung jawab, saling menghargai, bekerja sama, serta terus berusaha memberikan prestasi terbaik bagi diri sendiri, sekolah, dan bangsa.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.

Merdeka!

Pembukaan Demonstrasi 20 Ekstrakurikuler SMA Budhi Warman 2: Bekal Karakter dan Masa Depan Peserta Didik

Pembukaan Demonstrasi 20 Ekstrakurikuler SMA Budhi Warman 2: Bekal Karakter dan Masa Depan Peserta Didik

VideoCapture 20260730 145138

editor ; juna | foto : Osis

Jakarta, Kamis, 30 Juli 2026 – SMA Budhi Warman 2 menggelar kegiatan pembukaan demonstrasi 20 ekstrakurikuler di lapangan sekolah pada Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan beragam pilihan ekstrakurikuler kepada seluruh peserta didik kelas X agar mereka dapat mengenal potensi, prestasi, dan karakteristik setiap kegiatan sebelum menentukan pilihan.

Suasana berlangsung meriah dengan penampilan dari 20 ekstrakurikuler yang menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan para siswa dan dewan guru. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap setiap peserta didik dapat memilih kegiatan yang sesuai dengan minat, bakat, dan cita-citanya.

Kepala SMA Budhi Warman 2, Pardi Supardi, S.S., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan ekstrakurikuler harus didasarkan pada kesadaran dan keinginan dari dalam diri.

"Pilih karena hati nurani, bukan karena paksaan."

Beliau menegaskan bahwa ekstrakurikuler memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, siswa akan belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mampu bekerja sama, saling menghargai tanpa membedakan satu sama lain, serta memiliki peradaban, keadaban, dan akhlakul karimah.

"Sekolah tidak hanya ingin melahirkan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga siswa yang berkarakter, beradab, dan berbudaya," ujarnya.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler bukan sekadar ajang untuk tampil di atas panggung, melainkan wadah pembentukan karakter dan pengembangan diri.

"Ekstrakurikuler bukan ajang pentas, tetapi ajang untuk membentuk karakter kalian."

Beliau juga mengajak seluruh peserta didik untuk memilih ekstrakurikuler yang benar-benar bermanfaat bagi masa depan mereka.

"Pilihlah ekstrakurikuler yang kalian yakini dapat mendukung kebutuhan kalian di masa depan, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dunia kerja, maupun pengembangan diri."

Menurutnya, keterlibatan aktif dalam ekstrakurikuler akan membantu peserta didik membangun performa, meningkatkan kedisiplinan, memperluas pengalaman, sekaligus melatih kemampuan kepemimpinan dan komunikasi.

Demonstrasi eskul tahun ini menampilan 15 kegiatan ekstrakulikuler di sekolah, yaitu ; Tari saman, Taekwondo,Tari tradisional, Basket, Paskibra, Volly, Badminton, Futsal, Modern Dance, Gabungan tari, Band, PMR, Karya Ilmiah Remasa, Merpati Putih, Japan Club, Pencak Silat, dan Ultras. 

Melalui kegiatan demonstrasi ini, SMA Budhi Warman 2 berharap seluruh peserta didik kelas X dapat menentukan pilihan ekstrakurikuler secara tepat sesuai dengan potensi masing-masing. Dengan demikian, ekstrakurikuler tidak hanya menjadi pelengkap kegiatan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan generasi yang unggul, berprestasi, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.